Konflik Lahan Hutan Picu Blokade Jalan Lintas Sumbawa-Bima, Polres Sumbawa Amankan Situasi

    Konflik Lahan Hutan Picu Blokade Jalan Lintas Sumbawa-Bima, Polres Sumbawa Amankan Situasi

    Sumbawa NTB – Jalan Lintas Sumbawa-Bima sempat mengalami pemblokiran oleh masyarakat di Desa Usar, Kecamatan Plampang, pada Jumat malam. Aksi protes ini merupakan reaksi spontan terhadap kegiatan patroli dan sterilisasi kawasan hutan yang dilaksanakan Tim Gabungan di Blok Ale, Kecamatan Empang, satu hari sebelumnya.

    Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu, menyampaikan bahwa personel Polres Sumbawa yang di backup oleh beberapa Polsek Jajaran segera dikerahkan untuk mengamankan lokasi pemblokiran. "Kami memahami adanya gejolak sosial akibat penindakan aktivitas berladang ilegal di kawasan hutan RTK.70 yang dilakukan oleh Tim Gabungan. Namun, pemblokiran jalan tidak dapat dibenarkan. Setelah memberikan Arahan dan Petunjuk, anggota kami bergerak cepat melakukan pengamanan dan berdialog dengan masyarakat agar pemblokiran segera dihentikan demi kelancaran arus lalu lintas, " ujar Kasat.

    Aksi pemblokiran jalan lintas Sumbawa-Bima ini terjadi pada Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 18.30 WITA, di Desa Usar, Kecamatan Plampang. Aksi ini dipicu oleh penangkapan salah seorang warga dari SP3 Plampang, Sdr. A, yang diamankan Tim Gabungan saat melakukan patroli sterilisasi kawasan Hutan Blok Ale.

    Patroli sterilisasi kawasan hutan ini merupakan agenda BKPH Ampang Plampang yang didukung Polsek, Koramil, dan instansi Pemda Sumbawa. Dalam patroli ditemukan adanya aktivitas berladang di wilayah sekitar Bendungan Gapit (RTK.70) serta dugaan penanaman komoditas yang tidak sesuai izin (penanaman jagung alih-alih sengon) di area PT. Sahabat Forestri, hal yang berpotensi memicu konflik sosial.

    Berkat upaya penggalangan dan himbauan oleh seluruh unsur terkait, serta adanya kesepakatan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menyelesaikan permasalahan ini dengan ganti rugi yang sesuai, pemblokiran jalan berhasil diatasi. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan, sterilisasi, dan mediasi berjalan dengan aman dan lancar, serta situasi Kamtibmas kembali kondusif. (Adb)

    ntb
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Wakapolresta Mataram Hadiri Rakor Tim Terpadu,...

    Artikel Berikutnya

    Polsek Mataram Gelar Patroli dan Pengamanan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tiga Oknum Jaksa Kejati Banten Jalani Sidang Perdana Terkait Dugaan Pemerasan Rp2 Miliar
    KPK Periksa Pejabat MA Terkait Suap Hakim PN Depok
    KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik Badan Gizi Nasional
    KPK Jerat Jatmiko Dwi Seputro Adik Bupati Tulungagung dalam OTT
    KPK Dalami Cukai, Pengusaha Rokok Khairul Umam Diperiksa

    Ikuti Kami